Di sebuah seminar tentang beasiswa ke luar negeri, awak berkesempatan mendengarkan 2 pemateri putra Indonesia yang keren-keren. Satunya lagi S3 di belanda satunya lagi di Spanyol.

Bang Abdul Muis Pradipto kelahiran 1982, Kandidat Doktor Fisika Rijkuneversiteit Groningen, Belanda  ini bahwa:

“mahasiswa adalah stake holder penting dalam fungsi kontrol pemerintahan. Kampus adalah suplier SDM pengisi pos kepemimpinan di masa depan”.

Terbayang oleh awak, berarti para ketua dinas sekarang akwan digantikan, para professor bahasa inggris sekarang juga akan digantikan, presiden juga akan digantikan, ketua jursan juga akan digantikan. Wah, banyak neeh 😀

sehingga pada saatnya datang, mudah-mudahan awak dan kawan-kawan semua bisa menggatikan beliau yang telah selesai masa tugasnya. Oleh karena itu hendaknya kita serangan mempersiapkan diri untuk menggatikan pos-pos yang sekarang yang sedang di isi dan akan kosong pada suatu saat nanti.

Pemateri pertama yang S1 dan s2 di ITB ini mengatakan tentang kuliah ke luar negeri harus ada tujuannya. Ada tiga hal yang bisa dijadikan tujuan kenapa kita kuliah keluar negeri.

1. Aspek Keilmuan
Dapat akses untuk literature dengan sangat mudah

2. Dapat akses keilmudan dengan mudah
Bisa ikutan international conference atau seminar dengan pakar-pakar yagn ahli dibidangnya.

3.Fasilitas
Yap,fasilitas disana keren-keren tenttunya .

Pemateri kedua, Dr. Ihsan Irwaldi jurusan Kimia lulusanUniversity of Grananda,  Spanyol memberikan wejangan yang tak kalah keren.
“Semoga kita terhindar dari kesombongan, karena sombong hanyalah milik Allah.” Kata kata ini keren, lalu dia menambakan lagi “Kuliah keluar negeri bukanlah hal yang perlu dibanggakan” ujar pemateri yang lagi menuntut Ilmu di Universitas Granada ini. Kata-katanya menyentak “Jangan karena kuliah keluar negeri dan merasa sudah wah'”. hm,, benar ini semua karena izin Allah. Baliau S1 dan S2 di Unand dan lanjut S3 ke Belanad setelah apply form ke banyak tempat. Ck ck ck. Umurnya beru 30 tahun! Hanya 7 tahun lebih tua daripada awak.
MasyaAllah…

beliau bercerita tentang apa yang memotivasi beliau untuk kuliah ke luar negeri. Ketika dulu lagi di S1 beliau menemukan banyak dosen beliau yang professor yang kuliah keluar negeri, amerika, australia, jerman. Lalu dia meletakkan sebuah tulisan di kamarnya

“Ruangan Kerja Dr Ihsan Iswaldi”

awak jadi terinspirasi nih 😀

selanjutnya,
Hal yang membuat awak tambah terWAW adalah, pembawaan kedua pembicara ini sangat down to earth. Tak ada air wajah kesombongan atau eksperesi yang mengatakan “Hei, saya kulliah di luar negeri dan saya orang penting lho” MasyaAllah,.. awak mulai iri.com dengan kerendahan hati mereka.

so, keep hamasah
get the knowledge not for boasting. If that is the intention than that is hell the place to live in afterlife. So, straighten your intention to learn just because of Allah

Nb: The writer is also a learner who struggle to make a good niat. May Allah bless our effort to be a good student and experts in our field of study

Iklan