ada saja cara Allah untuk mengingatkan kesalahan. Sesuatu yang dirahasiakan tiba-tiba terbaca dan terdengar seluas ruang
ada saja cara Allah untuk menegur, dengan banyak cara.

Evaluasi ini bukan untuk digadang-gadangkan atau dikuburkan. Selayaknya menjadi sebuah cermin untuk kehidupan selanjutnya. Bahwa pikir sebelum berbuat dan berucap itu niscaya. Bahwa semua akan ada konsekuensinya. Jangan karena hanya ada sebab maka semua aksi disikat tanpa sadar apa akibat akan didapat.

saatnya berhenti berlari tergesa. Mentergesai sesuatu yang tak seharusnya. Kerena tak akan lari lautan dikejar, ia akan tetap ada di ujung muara

saatnya berhenti untuk menggantungkan harapan pada suatu yang fana dan tak pasti, karena tak ada yang menjamin kehidpan seperti apa yang akan dialamin nanti. Berhenti merangkai renda di pohon fatamorgana, yang ada nanti hanya penyesalan ketika sadar pohonnya tak ada. Benang benang renda itu hanya akan jadi benang kusut tanpa bentuk dan susai diurai lagi

berhenti mencari justifikasi. Berbanyaklah bekal diri dan bekal mimpi. Jangan gantungkan mimpimu pada orang lain. gantungkan mimpi pada si Pewujud mimpi. Karena hanya Dia yang akan meng-ACC mimpi-mimpi para pemimpi

bismillah
saatnya beraksi besok pagi

Nurul Huda

Padang
21:12:2013

Iklan