Perjalanan panjang tentang hari dan arti. Beberapa hari ini aku bersinggungan dengan pemikiran atheis Richard Dawkin serta pemikiran anti atheis yang aku dukung. Yeah, Fethullah Gulen and the gank. Semakin lama semakin menarik saja jalan ini. Berkumpul dengan orang-orang satu ide dan tujuan dengan latar belakang berbeda memang sangat menyenangkan. Dunia serasa berhenti berputar. Lebay.com

Tapi, benar, saat ini harus benar benar meluruskan niat. Apakah mengikuti sebuah komumitas karena Allah atau karena orang-orang yang ada di dalamnya. Mengikuti sebuah komunitas karena ingin eksis atau karena ingin memberi kontribusi? Jika telah sadar bahwa dunia ini tak lebih dari sekedar sayap nyamuk, maka tak penting hal remeh temeh. Ya, lakukan. Mulailah cintai jalan ini dan cintai orang-orang yang ada di dalamnya. Orang hanya bisa mencintai sesuatu dengan menjadikan cinta sebagai kata kerja a.k.a memberi ketika dia sudah bisa mencintai dirinya sendiri. Sudah kenal siapa dirinya sendiri. Kalau kata murabbiku: tahu kapan berhenti, tahu kapan lanjut, tahu kapan mengerem, tahu kapan berjalan, tahu kapan mengeveluasi, tahu kapan diam, tahu kapan mengisi ulang iman, tahu kapan beraksi. Semangat beraksi untuk kebaikan dunia akhirat 😀 dengan niat yang lurus 😀 !!!

Love you guys

#IndonesiaTanpaJIL

Iklan