Tag

, ,

“jangan paksakan ideology kamu pada orang lain”

sebuah kalimat yang terdengar biasa namun berefek luar biasa. Memamaksakan ideology pada oran glain adalah tindakan tidak akademis. Sejatinya para akademisi memberi ruang di kepalanya untuk melihat dan mencoba memahami ideologi yang ada dan kemudian mana yang terbaik untuknya dan kemudian memilih yang paling tepat menurul hati dan pikirannya.

Hm, sebagai anak perempuan, kadang saya terbawa ‘arus’. Memberi comment di WA karena teman saya yang perempuan memberikan comment yang sama terhadap sebuah pembahasan di sana. Hm, awalmya saya kira iru biasa, namun selanjutnya saya baru saja tersadar bahwa saya membebaskan diri saya unttuk di’jajah’ dalam hal memberikan comment. Ha ha.

It is not that big deal but it is quit important to deal with 😀

hm, saatnya menjadi lebih berani dalam berpendapat dan mengeskpresikan diri. Ups, mengeskpresikan diri bukan berarti bebas to shout out as loud as I can in every occasion. Yet it is about to shout it in the correct time, correct occasion, correct audience and correct ways. Unless it can ignite a war in inappropriate battle field.

thanks to my lovely lecturer, for reminding me 😀
and for friends of mine who inspire me to make this post possible.

Iklan