Tag

, , ,

Teringat sebuah diskusi dengan seorang sahabat, beliau menceritakan terkait dia sedang dalam proses menuju munakahat. Dengan semangat saya mendengar dan menyimak lalu memberi tambahan diskusi terkait kriteria dan semacamnya. Tak lupa juga saya rekomendasikan buku karangan Muhammad him Faudhil Adhim yang fenomenal terkait munakahat.

di tengah diskusi itu terlontar kata “Jodoh ukhty ga mungkin untuk ana dan jodoh ana ga mungkin untuk ukhty. Karena jodoh ga akan tertukar.”

Dialog pagi itu menyisakan kesan hingga saya ingin menulis tentang ini.
Menyikapi kegalauan bagi para mereka yang belum menikah, karena jodoh termasuk rizki, maka ga akan tertukar.
teringat ucapan yang sangat membekas:

“Kutahu
rizkiku tidak akan diambil orang lain,
karena itu hatiku senang

Kutahu
amal-amalku tidak mungkin dilakukan orang lain,
maka kusibukkan diri untuk beramal

Kutahu
Allah selalu melihatku,
karena itu aku malu jika Allah melihatku berbuat maksiat

Kutahu
kematian menantiku,
karena itu kupersiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabbku

by : Iman Hasan Al-Bashri

. . .

So, siapkan diri saja. Allah knows and has provided yours
where ever she or he is right now 
she or he will meet you

whether or not you take the halal or the haram way
she or he will be yours

now you decide, you are going to take her or him by the halal way or by the haram way

#KeepCalm&prepForSeminar

H-2 Seminar Skripsi

Iklan