Tag

, , , ,

Beberapa waktu lalu update di facebook status tentang proses saya dalam berusaha mendaftar kompre

—-

“alhamdulillah

hasil penelitian awak di acc oleh pembimbing 1 dan 1 penguji 
tinggal beres-beres data, minta ttd penguji 1, acc dan ttd penguji 2, kliring nilai (ketemu PA) dan… mendaftar kompre

#Ramadhan
#skripsi

—-

“semoga sejarah itu bisa diukir dalam 1×12 jam
#Ramadhan
#Skripsi
—-

tadi pas di jurusan ketemu dengan penguji. Beliau berkata, “wah sampai di tulis di facebook”

Apa? Status saya di baca oleh penguji? Antara bangga dan segan. Lalu beliau melanjutkan kalimatnya”Sampai ditulis, satu kali berapa jam?” dengan wajah bersahaja.

“Satu kali dua belas jam Pak”

“Ada terukir sejarahnya?” lanjut beliau dengan ramah.

“Ada tercapai sedikit pak” Ujarku tertawa  setengah segan.

Saya tidak menyangka, isu skripsi di facebook adalah isu yangc cukup menyedot atensi. Saya hitung sampai ada 90 orang lebih yang me like status pertama.

kembali ke cerita saya bertemu penguji. Awalnya atmosfir masih cair, ketika mulai membahas chapter 4 dan 5 barulah ekspresi wajah beliau berubah. Kali ini dalam atmosfir sangat serius. Kental sekali awan akademisi di ruangan itu. Ruangan jurusan bahasa Inggris yang sedang dalam proses pemugaran. Tidak hanya saya di sana, banyak mahaiswa lain yang juga sedang menunggu giliran untuk berkonsultasi dengan beliau dan dosen lainnya. Kali ini tidak saya ada tertawa, saya serius mendengarkan dengan saksama bahwa saya harus menambahkan graphic untuk korelasi yang saya teliti.

Ya, dan waktu terus berjalan pada sebuah akhir. Ini tentang perjuangan 18 tahun hingga saat ini seorang Nurul Huda berusia seperempat abad ( usia saya 25 tahun jika dihitung pakai kalender hijriah).

#menjelangKompre
#RamadhanFightingStroryForSPd
#Ramadhan1435

Iklan