Tag

,

biar lusuh
dia, temanku telah cukup berusaha menyeret

orang-orang mau bilang apa
aku tetap akan berpendar
dan temanku akan ada di sini

hentikan
semua tusukan pikiran itu membuat kusut
menyayat dan menghujamkan di sumur yang tua dan terabai

boleh
jika kamu semua memang ada di gerbang
sambut temanku dengan senyum
sajikan banyak opsi

dan temanku senang

tunggu
jangan kau kira dia akan diam
dan meng iya semua kata

karena ada bebas di sana
bahwa temanku bisa memilih apa yang baginya bisa diterima
dan tak semua sikap itu bisa ia terima

cukup
sekarang temanku ingin satu

menjauhlah
temanku sekarang sudah bermula dewasa

sekarang dia menjaadi subjek
tidak lagi objek apalagi victim

dan kalian
akan tetap diakui sebagai sejarah
dan status quo masa lalu

tahukan kau siapa dia
temanku itu?

namanya
logika

oh ya,
dan temanku ingin satu

otoritas
dan itu penuh

Iklan