Tag

, , , ,

Dalam sebuah kesempatan, saya berdiskusi dengan Ana Sakinah. Beliau adalah salah satu peserta World University Debating Championship di Malaysia kemarin. Dilihat dari kesehariannya, dia adalah orang yang sangat tertata hidupnya. Hal ini membuat saya sedikir iri. Hihihi…

Okeh, kembali ke tujuan awal, Nurul 🙂

Dia mengemukakan ide yang keren terkait menulis. Baginya menulis itu adalah cara untuk membuat sebuah peradaban. Bagaimana ceritanya, ketika seseorang menulis maka ia menuliskan apa isi pikirannya. Dan dalam menuliskan pemikiran ada sistem cara kerja pikiran. Ada kerangka di situ. Ada ide disitu. Ketika ide itu di publikasikan dalam bentuk tulisan maka akan ada pembacanya. Semakin banyak pembaca, smakin ada follower-follower dari ide tersebut. Ketika semakin bernas, semakin bermanfaat tulisan itu untuk manusia, maka akan semakin banyak yang memanfaatkan tulisan itu untuk konsumsi pribadi maupun koloni.

Manusia mempunyai tendesi untuk melakukan kebaikan. Walaupun definisi kebaikan bagi setiap golongan adalah berbeda, namun setidaknya kita setuju bahwa peduli pada lingkungan, mengurusi orang-orang terlantar, berderma, dan menfasilitasi pendidikan adalah kebaikan. Terlepas dari apapun agama -atau tidak beragama- , ras, atau background intelektual masing-masing.

Ketika tujuan tulisan itu adalah untuk perbaikan manusia, dan banyak pengkonsimsinya, maka akan ada gerak-gerak tercipta untuk menjadikan ide-ide itu nyata. Terkadang kita lebih bisa menerima ‘nasihat’ tulisan ketimbang lisan.

Jika ide yang dibawa itu adalah kebaikan, maka semua akan bergerak pada satu tujuan: perubahan. Perubahan adalah memodifikasi atau merombak cara lama menjadi sesuatu yang segar. Ingin rasanya merubah wajah dunia saat ini yang tercoreng hitam peperangan.

Coz we sick of all this war in the name of religions, races, nationality and social status.

we can work on the common good we have. 😀
and by writing, you share the world on what awesome ideas for the better world. And in other parts of world, there are people who are reading it and has the same ideas with us..

Dan peradaban akan dimulai dengan cara pandang baru: kesamaan ide. Tidak lagi tentang apa beda aku dengan mu, namun apa sama mu dengan ku.
Maka, mulailah dengan menuliskannya.
Semangat!!!

Nurul Huda
Bukittinggi

Iklan