Tag

, , , ,

Dalam salah satu agenda tasqif kemarin ada yang membahas tentang sombong. Beliau menyatakan tentang perkara sombong.Bahwa “orang sombong tidak akan mau merasa ada yang lebih di atasnya” Including realizing that God exists.

Dalam hal ini setidaknya orang sombong tertutup atas dua hal.

Pertama, menutup diri dari kemudahan hidup. Ia tidak mau mengakui ada kekuasaan yang tak terbatas yang menguasainya dan paling tahu tentang dirinya yakni Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Pencipta. Orang sombong menutup diri dari aturan penciptaNya sehingga hidupnya hanyalah berdasarkan trial dan error. Karena tak mau berpedoman pada manual yang disediakannya untuk berekplorasi dan berekspresi di alam ini. Padahal manual itu memudahkan karena disana terdapat aturan, anjuran, does and doesn’t, yang nota bene sesuai dengan bawaan kita sebagai manusia untuk bisa memanfaatkan isi bumi dan langit dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan umat manusia dengan seadilnya dan sesantunnya.

Kedua, meremehkan orang lain. Orang sombong menutup diri dari kemungkinan mendapat ilmu lebih dari orang-orang sekitar. Padahal ilmu yang tersedia di dunia ini sangat banyak. Bahkan pada tukan laundry sekalipun terdapat ilmu yang tidak semua orang tahu. Misalkan cara mensetrika yang secepat kilat namun rapi.

Ya, tertutup dari ilmu. Miskin ilmu berarti miskin cara untuk survive di dunia dan di akhirat. Jika hanya punya sedikit tips dan info agar untuk hidup nyaman dan lapang di dunia, maka alamat sulit banyak hal. Terbentur ini dan terantuk itu. Karena ga mau belajar dari orang lain yang punya ilmu lebih. Wuisss..

. . .

Wokkeh..
Thanks for reading guys ๐Ÿ˜€

Tulisan diatas juga ditujukan untuk saya. Hehehe…
Semoga Allah lindungi kita dari kesombogan dan memantapkan kita untuk berhasil dunia akhirat ๐Ÿ˜€

In addition, kata hadist

“kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain”

Memakai baju bagus dan merasa senang dengan itu, tidak termasuk sombong ternyata. Hehe.. ๐Ÿ™‚

#trytobeawesome
#selfreminder

Iklan